Hello Sahabat!

Februari 23, 2007

Ini aku dan kedua anakku, Ycal (4 tahun) dan Nayla (1,5 tahun). Mereka energi yang menggerakkan aku dan istriku, Halimah, untuk setia dan saling percaya , menjalani hari demi hari dengan optimisme yang tak kunjung-padam. Ycal sudah tidak sabar untuk masuk sekolah, sedangkan Nayla lagi hobi jalan-jalan, maklum baru menginjak bulan ke-2 sejak pertama kali bisa jalan sendiri.

Catatan hari demi hari mungkin akan banyak dihiasi oleh kedua anak kecil ini, yang kadang bersahabat, tapi lebih sering saling “bermusuhan”. Dengan mereka, dunia seperti sudah sempurna aku miliki.

Aku Anwar Sadad. Menikah lima tahun yang lalu dengan seorang perempuan Jember, Halimah. Kini, aku sedang mendapat amanah menjadi wakil rakyat di DPRD Prov Jawa Timur seusai Pemilu 2004 yang lalu. Aku nggak tahu sampai kapan, yang pasti sampai rakyat mencabut mandatnya kepadaku.

Aku lebih sering disebut sebagi easy-going man. Beberapa kawan bahkan menyebutku sebagai keajaiban politik, karena dilantik menjadi anggota DPRD di usia ke-29 lewat partai terbesar di Jawa Timur, Partai Kebangkitan Bangsa. Tapi semuanya tidak terlalu penting. Bukankah manusia itu adalah anak zamannya. Toh, kita tidak memilih sendiri sebagai apa. Kita hanya menyiapkan diri untuk menjadi apa dan menjadi siapa kelak.

Aku lahir dan besar di lingkungan pesantren di tengah-tengah Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Sidogiri, menghabiskan masa kecil di madrasah sampai tingkat aliyah. Di usia 19 tahun mencoba berpetualang di Surabaya, masuk IAIN Sunan Ampel di tahun 1993, sampai lulus pascasarjana di tahun 2001. Lalu, takdir membawaku ke dunia politik. Dan, siapa takut? Ini pasti hanya sebuah terminal dalam hidupku, pada saatnya, aku akan berjalan bersama takdir. Dan tugas manusia adalah: menyiapkan diri untuk menjadi apapun dan siapapun.

Regards,

anwar-sadad